Hubungan Panjang Cangkang terhadap Berat Daging Kerang Mentarang (Pholas orientalis) di Perairan Pantai Remis, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang
Kata Kunci:
Pholas orientalis, Panjang Cangkang, Berat Daging, Alometrik Negatif Pantai RemisAbstrak
Kerang mentarang merupakan salah satu hewan bertubuh lunak (filum Mollusca) yang termasuk dalam kelas Bivalvia atau Pelecypoda, yaitu kelompok moluska Kerang mentarang (Pholas orientalis), nama lokalnya yaitu bintarang, kepah keris, kerang aceh dan tembarang.tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara panjang cangkang dan berat daging kerang mentarang (Pholas orientalis) di Perairan Pantai Remis, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan, yaitu pada bulan Agustus hingga September 2024. Metode pengambilan sampel dilakukan Ketika surut terendah dengan metode sistematik. Parameter morfometrik yang diukur meliputi Panjang cangkang dan berat daging menggunakan jangka sorong dengan ketelitian 0,01 mm dan timbangan digital analitik. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui hubungan antara Panjang terhadap berat daging. Hasil uji signifikansi yaitu (p) = 0,00 < 0,05 menunjukkan bahwa hubungan tersebut bersifat nyata secara statistik, sehingga panjang cangkang berpengaruh signifikan terhadap berat daging kerang mentarang dengan kontribusi 35,4 %, sedangkan 64,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Pola pertumbuhan yang terbentuk bersifat alometrik negative (b < 3), menandakan bahwa pertumbuhan panjang cangkang lebih cepat dibandingkan dengan pertambahan berat daging. Hasil ini mengindikasikan bahwa kerang mentarang di lokasi penelitian cenderung mengalami pertumbuhan yang memanjang daripada membesar dalam massa tubuhnya.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nora Patima Rambe, Melva Silitonga (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.