Efektivitas Intervensi Terapi Fisik dengan Hold Relax dan Transverse Friction terhadap Nyeri Tennis Elbow
Kata Kunci:
Tennis elbow, Hold relax, Transverse friction.Abstrak
Lateral Epiconylitis (LE) lebih dikenal dengan sebutan Tennis Elbow. Prevalensi Tennis Elbow berkisar antara 1-3%. Di Indonesia, kondisi ini umumnya diderita pada usia produktif yakni 25-55 tahun. Gejala utamanya adalah nyeri pada lateral siku. Tinggi angka prevalensi ini menunjukkan urgensi penanganan yang efektif untuk mengurangi gejala nyeri, salah satunya melalui terapi latihan dengan Hold Relax dan Transverse Friction. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi latihan dengan Hold Relax dan Transverse Friction terhadap pengurangan nyeri Tennis Elbow. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan fenomenologi seperti studi pustaka, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terapi latihan dengan Hold Relax dan Transverse Friction menunjukkan efek yang signifikan. Pemberian Transverse Friction terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri, sementara Hold Relax Exercise dengan teknik kontraksi isometrik berulang efektif dalam meningkatkan lingkup gerak sendi (LGS), kekuatan otot, dan kemampuan fungsional. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa terapi latihan dengan Hold Relax dan Transverse friction sangat efektif dalam pengurangan nyeri, dan perbaikan rentang gerak pada penderita Tennis Elbow.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ibnatun Salis, Fauziyah Harahap, Hasruddin Hasruddin (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.