Keragaman Morfologi Tembesu (Fagraea fragrans Roxb.) untuk Konservasi dan Pemuliaan
Kata Kunci:
Fagraea fragrans, Kluster, Morfologi daun, PCA, TembesuAbstrak
Pohon Tembesu (Fagraea fragrans Roxb.) merupakan salah satu plasma nutfah lokal bernilai ekonomi tinggi, namun keragaman morfologinya belum banyak dikaji secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan pola keragaman morfologi serta mengelompokkan individu pohon tembesu dari empat lokasi populasi berbeda (L1–L4) di Provinsi Jambi sebagai dasar seleksi materi genetik unggul. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap 32 individu. Karakter morfologi yang diamati meliputi enam karakter kuantitatif: Diameter Pohon (DP), Tinggi Pohon (TP), Panjang Daun (PD), Lebar Daun (LD), Panjang Tangkai Daun (PT), dan Luas Daun (LAI), dan lima karakter kualitatif (bentuk, ujung, pangkal, tepi, dan pertulangan daun). Data diolah dengan Analisis Ragam (ANOVA GLM), Analisis Komponen Utama (PCA), dan Analisis Klaster Hierarkis. Hasil ANOVA menunjukkan variasi fenotipik yang signifikan pada semua karakter kuantitatif. PCA menjelaskan sebagian besar keragaman yang didorong oleh gradien Kelembaban (berkorelasi positif dengan dimensi daun: PD, LD, LAI) dan Suhu (berkorelasi dengan pertumbuhan struktural: TP, DP). Analisis Klaster membagi aksesi menjadi ekotipe lokal yang konsisten dengan lokasi: Ekotipe L2 Tebo diidentifikasi sebagai kelompok dengan pertumbuhan struktural tertinggi (DP rata-rata 86 cm) dan daun kecil, sementara Ekotipe L3-L4 Muaro Jambi dicirikan oleh dimensi daun yang besar.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fawwaz Dinanty, Hamzah Hamzah, Anisatul Farikhah, Dian Nisya, Hafizah Nahlunnisa, Doani Anggi Safira (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.