ANALISIS KESENJANGAN LITERASI SAINS SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI EKOSISTEM DITINJAU DARI ASPEK KONTEN DAN PROSES SAINS
Kata Kunci:
Analisis Kesenjangan; Ekosistem; Konten Sains; Literasi Sains; Proses Sains; Tinjauan Literatur.Abstrak
Pendidikan abad ke-21 menuntut pengembangan literasi sains siswa sejak sekolah dasar (SD) untuk membekali kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan berbasis bukti. Namun, capaian literasi sains siswa Indonesia secara konsisten berada di bawah rata-rata internasional, dengan kesenjangan signifikan antara aspek Konten Sains (penguasaan konsep ilmiah) dan Proses Sains (keterampilan inkuiri dan penalaran). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan tersebut pada materi Ekosistem di SD melalui tinjauan literatur kritis terhadap publikasi ilmiah yang relevan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan Tinjauan Literatur Kritis, melibatkan pencarian sistematis di basis data seperti Google Scholar, ERIC, DOAJ, dan SINTA, serta kriteria inklusi untuk artikel jurnal peer-reviewed yang membandingkan capaian Konten dan Proses Sains. Analisis dilakukan menggunakan Lembar Sintesis Kritis, Analisis Kritis, dan Sintesis Tematik untuk mengidentifikasi pola kesenjangan. Hasil awal menunjukkan capaian sedang pada Konten Sains (misalnya, pemahaman konsep produsen-konsumen) tetapi rendah pada Proses Sains (misalnya, kesulitan merumuskan pertanyaan ilmiah dan menarik kesimpulan berdasarkan data), mengonfirmasi disparitas yang mempengaruhi kesiapan siswa dalam masyarakat berbasis ilmu pengetahuan. Kesimpulan menekankan perlunya reformasi pedagogi IPA di SD untuk menyeimbangkan kedua aspek, dengan implikasi bagi pengembangan kurikulum dan intervensi pembelajaran efektif.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sariadi Sariadi, Fauziyah Harahap, Saronom Silaban (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.